Jenis Diesel Fire Pump
Diesel Fire Pump tersedia dalam beberapa konfigurasi yang disesuaikan dengan kapasitas, karakteristik bangunan, serta kebutuhan sistem proteksi kebakaran. Pemilihan tipe pompa harus mempertimbangkan debit, tekanan, ruang instalasi, dan hasil hydraulic calculation agar performa sistem tetap optimal.
Horizontal Split Case Fire Pump
Horizontal Split Case merupakan tipe yang paling banyak digunakan pada gedung bertingkat, kawasan industri, gudang, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit. Pompa ini memiliki efisiensi tinggi, kapasitas besar, serta memudahkan proses inspeksi dan maintenance karena casing dapat dibuka tanpa membongkar seluruh sistem perpipaan.
End Suction Fire Pump
End Suction Fire Pump memiliki desain yang lebih ringkas sehingga cocok digunakan pada bangunan dengan kebutuhan kapasitas kecil hingga menengah. Instalasi relatif sederhana dan biaya investasi umumnya lebih ekonomis dibanding tipe lainnya.
Vertical Turbine Fire Pump
Vertical Turbine Fire Pump digunakan apabila sumber air berasal dari sumur dalam, sungai, danau, atau reservoir dengan permukaan air yang berada di bawah posisi pompa. Konfigurasi vertikal memungkinkan pompa mengangkat air secara efektif pada kondisi tersebut.
Monthly Maintenance
Selain pemeriksaan mingguan, maintenance bulanan dilakukan lebih menyeluruh untuk memastikan performa seluruh sistem tetap sesuai spesifikasi.
Engine Diesel
Memeriksa kondisi belt, filter udara, filter bahan bakar, oli mesin, radiator, serta seluruh sambungan mesin.
Fire Pump
Memeriksa kondisi bearing, mechanical seal, coupling, alignment, serta getaran pompa selama beroperasi.
Controller
Menguji fungsi alarm, indikator, automatic start, manual start, dan pencatatan histori gangguan.
Piping System
Memastikan seluruh valve, pressure gauge, dan sambungan perpipaan berada dalam kondisi baik tanpa kebocoran.